.Keindahan terhampar luas bahkan berserakan di antara bumi dan langit. Keindahan itu sunggu indah meski seburuk apapun...entahlah mungkin karena aku menilai sesuatu karena bentuk dari kebesaran ILLAHI yang sedang menunjukan kekuasaannya...Kekuasaan yang tanpa batas.

 http://facebook.com/cakra.prayata  email : daenk.cakra@gmail.com

Senin, 03 Mei 2010

TIDUR… EKSPRESI AURA KEJUJURAN

Pernahkah menatap orang terdekat ketika sedang tidur……. ? Kalau belum, cobalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur. Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang. Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun bisa jadi akan tampak polos dan jauh berbeda jika ia sedang tidur. Orang paling kejam di dunia pun jika ia sudah tidur tak akan tampak wajah bengisnya.

Perhatikanlah

ayah Anda saat beliau sedang tidur. Sadarilah, betapa badan yang dulu kekar dan gagah itu kini semakin tua dan ringkih,betapa rambut-rambut putih mulai menghiasi kepalanya, betapa kerut merut mulai terpahat di wajahnya. Orang inilah yang tiap hari bekerja keras untuk kesejahteraan kita, anak-anaknya. Orang inilah yang rela melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan pendidikan kita berjalan lancar.

Sekarang, beralihlah. Lihatlah ibunda Anda. Kulitnya mulai keriput dan tangan yang dulu halus membelai- belai tubuh bayi kita itu, kini kasar karena tempaan hidup yang keras. Orang inilah yang tiap hari mengurus kebutuhan kita. Orang inilah yang paling rajin mengingatkan dan mengomeli kita semata- mata karena rasa kasih dan sayang, dan sayangnya, itu sering kita salah artikan.

Cobalah tatap wajah orang-orang tercinta itu…Ayah, Ibu, Suami, Istri, Kakak, Adik, Anak, Sahabat, Semuanya…Rasakanlah sensasi yang timbul sesudahnya. Rasakanlah energi cinta yang mengalir perlahan saat menatap wajah yang terlelap itu. Rasakanlah getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa banyaknya pengorbanan yang telah dilakukan orang-orang itu untuk kebahagiaan anda. Pengorbanan yang kadang tertutupi oleh kesalahpahaman kecil yang entah kenapa selalu saja nampak besar. Secara ajaib Tuhan mengatur agar pengorbanan itu bisa tampak lagi melalui wajah-wajah jujur mereka saat sedang tidur. Pengorbanan yang kadang melelahkan namun enggan mereka ungkapkan. Dan ekspresi wajah ketika tidur pun mengungkap segalanya. Tanpa kata, tanpa suara dia berkata… “betapa lelahnya aku hari ini”. Dan penyebab lelah itu? Untuk siapa dia berlelah-lelah? Tak lain adalah kita. Suami yang bekerja keras mencari nafkah, istri yang bekerja keras mengurus dan mendidik anak, mengatur rumah. Kakak, adik, anak, dan sahabat yang telah melewatkan hari-hari suka dan duka bersama kita. Resapilah kenangan-kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap wajah wajah mereka. Rasakanlah betapa kebahagiaan dan keharuan seketika membuncah jika mengingat itu semua.

Bayangkanlah apa yang akan terjadi jika esok hari mereka “orang-orang terkasih itu” tak lagi membuka matanya, selamanya… .

0 komentar:

Poskan Komentar

^_^

Foto Saya
Cinta adalah salah satu dari sekian banyak alasan manusia bertahan hidup bahkan cinta pula yang secara langsung atau tidak langsung membentangkan hamparan cerita yang tersebar di seluruh dunia dari zaman ke zaman. Cinta pula lah yang menyebabkan sepasang kekasih rela tergusur dari sorga dan terlempar ke dunia untuk menjalani berbagai ujian dan cobaan. Namun dari situ pulalah satu demi satu cinta terlahir membentuk masyarakat cinta Kedahsyatan hidup didunia ini dibentuk oleh “cinta” namun cinta pun tak akan abadi…semua serba terbatas, semua ada batasnya dan hanya satu yang tak tersentuh oleh keterbatasan yakni keterbatasan itu sendiri. Maka bagamanapun juga keterbatasan memang tak terbatas

Recent Posts